Cerpen : Masalah Rumah Tangga oleh Dea Anugrah

“TAK ada yang mau memakai naskah keparat ini,” kata Nur Azis. Ia tidak berteriak dan suaranya keluar nyaris berbarengan dengan gulungan kertas yang ia pukulkan ke tepi meja. Yang sampai ke telinga Linda, istrinya, cuma geremengan, serangkaian bunyi yang membentuk sandi tak terurai. Perempuan itu menekan tombol pause pada remote, berbalik, dan menatap suaminya dengan kepala yang ditelekan pada … Baca Selengkapnya

Cerpen : Anjing Menggonggong, Kafilah Berlalu oleh Dea Anugrah

TERAKHIR kali aku mengunjungi Pat bulan September lalu. Cat rumahnya ganti warna biru telur asin dan di halamannya ada semak mawar yang baru ditanam. Empat gerumbul kecil, selang-seling seiring jalan menuju teras. Halaman itu mustahil dibikin lebih sesak lagi, dan seandainya pagar rumah Pat lebih tinggi, kukira makhluk hidup apa saja yang dilemparkan ke sana bakal … Baca Selengkapnya

Cerpen : Kemurkaan Pemuda E oleh Dea Anugrah

PEMUDA E mencengkeram tutup stoples acar dengan jari-jari tangan kanan dan mencekal bagian bawahnya dengan telapak tangan yang lain. Lalu dengan satu gerakan memutar yang kuat dan tiba-tiba, ia memisahkan keduanya. Stoples dan tutup stoples. Pemuda E tidak tahu, dan mungkin tidak peduli, manakah yang lebih penting di antara keduanya dalam menjaga kesegaran acar mentimun yang … Baca Selengkapnya

Cerpen : Sebuah Cerita Sedih, Gempa Waktu, dan Omong Kosong yang Harus Ada oleh Dea Anugrah

“HALO, di mana?” Kau menerima panggilan di ponselmu dan memulai percakapan dengan suara berat. Sangat berat. “Heh, kalau kuusir dari rumah, tanggung sendiri risikonya!” “Ya, di mana? Kamu sekarang di mana?” Barangkali telepon itu dari istri atau kekasihmu yang kau ajak tinggal serumah. Dan saat ini jelas sedang ada masalah. Tapi sepertinya bukan soal baru. … Baca Selengkapnya