Cerpen : Merawat Ayah oleh SR Pono

AYAHKU sudah pergi. Tanpa basa-basi. Tak ada suara- suara emosi. Dia hilang begitu saja. Terakhir aku melihatnya menjelang senja. Biasanya, waktu-waktu begitu ia sibuk menghitung deretan angka. Ia percaya dengan begitu bisa cepat kaya. Ayahku seorang kuli bangunan. Kerja pagi hingga petang. Malamnya, ia naik pangkat menjadi tukang di atas meja warung tepi jalan. Begitu … Baca Selengkapnya