Cerpen : Kliwon oleh Yogi Dwi Pradana
“SETELAH pengajian di masjid selesai, kita mulai ya, Sayang.” “Ya.” Suara ceramah sudah tak terdengar. Jarak rumah Klucur dengan masjid cukup jauh. Namun, suara toa masjid cukup terdengar sampai rumah Klucur. “Sudah selesai.” “Belum.” “Belum apa?” “Tunggu sampai orang-orang benar-benar sudah sampai rumah. Nanti, Pak Toyib, Bu Kusnan akan lewat jalan samping rumah kita.” “Biar … Baca Selengkapnya