Cerpen : Jenazah oleh Achmad Munif

MALAM larut dan suasana sepi sekali. Tidak ada suara gemerisik daun-daun. Bahkan angin pun bagaikan berhenti bertiup. Mata saya tidak mau saya pejamkan, padahal seisi rumah sudah tidur pulas. Tiba-tiba di tengah-tengah kesunyian itu terdengar suara bence—sejenis burung malam—menjerit-jerit. Menurut kepercayaan di desa saya, burung bence jarang mengeluarkan suara. Dan kalau pada malam hari burung … Baca Selengkapnya