Cerpen : Hiu Berjalan di Teluk Ama oleh Ahmad Arif
Malam itu laut surut lebih jauh dari biasa. Langit pucat, keriput seperti kulit ikan dijemur tujuh hari. Angin mati. Pohon-pohon di tepi Teluk Ama membatu. Bulan Saure melahirkan tanpa suara, hanya gemetar di bibir, seperti merapal mantra penghabisan. Darah mengalir deras, membanjiri lantai bambu rumah panggung. Di luar, hujan mendadak turun, memecah sepi. Seperti ibunya, … Baca Selengkapnya