Cerpen : Pengorbanan Sulung oleh Bagus Sulistio

Biasanya, anak bungsulah yang mendapatkan perhatian penuh dari orangtuanya. Hal tersebut tidak berlaku bagi keluargaku. Orangtuaku mempunyai dua anak, aku dan kakakku. Mereka seperti lebih sayang terhadap kakakku daripada putra bungsunya. ”Menjadi anak sulung itu berat. Banyak pengorbanan yang harus dilakukannya,” kata Ibu ketika aku terlihat marah sebab iri dengan Sulung. ”Keluarga lain lebih sayang … Baca Selengkapnya

Cerpen : Dokter Mimpi oleh Bagus Sulistio

Hari ini klinikku tidak begitu ramai. Dari pagi hingga hampir petang, hanya dua orang saja yang datang. Keduanya mengalami masalah seperti orang pada umumnya yang datang ke psikiater. Tidak ada hal aneh untuk mereka berdua. Pasienku yang pertama adalah seorang pemuda. Aku taksir umurnya tidak lebih dari dua puluh lima tahun. Ia mengalami masalah dengan … Baca Selengkapnya

Cerpen : Bibir-bibir yang Manis oleh Bagus Sulistio

Tidak ada yang lebih manis daripada bibir seorang perempuan bernama Sri. Wanita Jawa tulen yang jadi kebanggaan keluarganya. Bibirnya yang tipis terlihat enak jika dilumat. Sayangnya ia berasal dari keluarga petani getah karet. Bapak dan ibunya merupakan jongos Belanda dan kecantikannya tenggelam karena status sosialnya. ”Sayang sekali kamu, Nduk. Bibirmu menggoda, kalau kamu lahir dari … Baca Selengkapnya

Cerpen : Perihal Cerita Anjing oleh Bagus Sulistio

”Memang daerah sini banyak anjing, Kyai. Jadi Kyai harus hati-hati,” seorang panitia acara maulid nabi memberi tahu kepadanya. Sebenarnya setelah Lihin mengisi pengajian maulid di desa ini, ia akan mengisi pengajian maulid di daerah lain. Laki-laki berjubah putih itu sangat buru-buru tapi karena seekor anjing, ia harus menahan untuk langsung pergi dan mengganti jubahnya yang … Baca Selengkapnya