Cerpen : Dakocan oleh Ben Sohib

DALAM keadaan mabuk vodka murahan kami merencanakan pembunuhan. Zairin Ansar yang pertama kali melontarkan gagasan itu, sementara aku dan Jawahir Wahib langsung mengamini. Kami bertiga memang sama-sama pembenci, tepatnya pendengki, lelaki buruk rupa yang menjalin hubungan asmara dengan perempuan cantik, tapi kami tak menyangka bahwa kebencian kami itu bisa sedemikian rupa dan akhirnya menggiring kami pada … Baca Selengkapnya

Cerpen : Bagaimana Nasrul Marhaban Mati dan Dikenang oleh Ben Sohib

MEMANG betul seperti ini kejadiannya. Hampir tujuh tahun yang lalu, dari balkon sempit rumahnya di Kampung Melayu Pulo, Nasrul Marhaban terjun ke air sedalam dua meter lebih, lalu terseret arus ke sungai. Ia hanyut dan tewas tenggelam. Jasadnya ditemukan esok harinya tersangkut di Pintu Air Manggarai. Saat itu sekitar pukul delapan malam, dan banjir kiriman tiba-tiba … Baca Selengkapnya

Cerpen : Para Penjual Rumah Ustazah Nung oleh Ben Sohib

KAU harus melihat sendiri bagaimana si bungsu itu memainkan drama di hadapan ibunya. Ia tahu ibunya selalu merasa iba kepadanya dan lekas terharu pada apa pun yang dikeluhkannya. Lelaki itu memang bebal dalam banyak hal, tapi tidak untuk urusan yang satu ini. Ketiga kakaknya, dua perempuan dan satu laki-laki, dibuat tak berkutik dan hanya bisa pasrah … Baca Selengkapnya