Cerpen : Dua Rumah Kayu oleh Dalih Sembiring
Ibu tidak sekali pun menatap bapak ketika kami meninggalkan rumah, apalagi berpamitan. Lelaki itu bergeming di kamar sejak bangun tidur dan melihat ibu sedang mengepak barang-barang. — DUA minggu setelah kejadian memalukan itu, kami pindah ke pinggir lain kota untuk menumpangi keluarga pakde, saudara tertua ibu. Lalu semakin lama kata ”bapak” semakin susah untuk kuucapkan … Baca Selengkapnya