Cerpen : Perempuan Pemuja Hujan oleh Rosida
Perempuan itu memandang langit yang mendung. Mengukir kecewa yang teramat sangat. Di ceruk gumpalan menghitam ia letakkan gusar yang bergumpal dukanya. Mendung semakin menghitam menggelayut. Setelah itu hujan turun. Pada deras hujan yang terguyur dari langit sebagian dukanya turut mencair. Mengalir membasahi bumi. Menyelusup diantara akar rumput. Ia melihat batinnya yang luka, semburat pedihnya berbaur … Baca Selengkapnya