Cerpen : Agama Air oleh Setia Naka Andrian
Sebelum cahaya hari ini napasnya tersendat-sendat hingga sepenuhnya lenyap di sisi barat kepala jagat. Sebelum ada pertanyaan-pertanyaan keluar dari mulut para pelayat, “Ia meninggal karena apa? Apakah ia bisa hidup tanpa minum? Ada berapa sungai yang akan diwariskan kepada kita?” Sebelum semua itu bergulir, bolehlah aku bercerita tentang kisah yang sempat menyangkut dalam hari-hari masa … Baca Selengkapnya