Cerpen : Jari Tengah oleh Wawan Z
Tangisan kesepuluh di ruang bersalin malam itu sudah berlalu sepuluh tahun. Berubah bentuk menjadi seorang anak yang diam dan peniru. Ke mana pun awan dan kawan-kawannya pergi, sang anak selalu mengekor. Tak ada batas, moral, atau aturan yang ia ketahui sampai kapan pun. Setidaknya itu mungkin yang ditakdirkan Tuhan. Orangtuanya pun entah enggan, tak mampu, … Baca Selengkapnya