Cerpen : Vigili oleh Windhu Wee

Malam yang gerah, rembulan yang gelisah, keduanya menemani seorang lelaki tua yang matanya basah. Frank tua sedang membaca tulisan tangan yang berbaris tak rapi pada dinding tahanan yang pengap dan berbau tak sedap. Beginilah tulisan itu: ”Alkisah, ada seorang yang terombang-ambing di atas sampan, sendirian di tengah lautan. Berita buruknya adalah dia tidak tahu ada … Baca Selengkapnya

Cerpen : Silentium oleh Windhu Wee

*1* Namaku Bre Thaeliky, panggil saja Bre. Aku seorang istri yang suka sekali memandangi suamiku, dulu dan hingga kini. Siang ini, aku masih melihatnya sama dan aku melihatnya masih sama. Pemikiran yang tak berkurang namun tak begitu tampak karena miskinnya kata. Fisik tak bercela, gerak tak terbelenggu, namun keengganan membuatnya meragu. Satu yang jelas membedakannya … Baca Selengkapnya