Cerpen : Di Bangku Taman oleh Agus Dwi Putra

  Taman ini tidak pernah berubah. Daun ketapang yang berserakan di sepanjang trotoar, burung gereja yang terbang menyongsong pagi, sapaan hangat pengunjung pada saat bertemu pandang, masih sama seperti yang pernah kurekam di dalam ingatan. Aku duduk di bangku kayu lalu merogoh tisu di dalam saku. Ada remah-remah roti yang sengaja kubawa dari hotel untuk … Baca Selengkapnya