Cerpen : Yulius oleh Arie MP Tamba
Sudah tiga tahun Yulius hidup menjadi bagian dari rumah kos yang posisinya berhadapan dengan sebuah terminal kecil. Pukul empat pagi terminal kecil itu mulai hidup dengan deru-deru mesin berbagai angkutan kota dan derap kaki para penumpang yang naik dan turun, berganti kendaraan sesuai jurusan yang dikehendaki, atau datang dan pergi ke tempat yang dijadikan tujuan. … Baca Selengkapnya