Cerpen : “Hatoban” oleh Budi P. Hatees
Tak usahlah kusebut nama gadis yang aku cintai itu. Ia sudah pergi dan semua ini hanya kenangan. Cukup aku jelaskan serba sedikit: ia sangat cantik, tetapi kecantikannya pudar tersebabkan suatu hal yang tidak bisa diubahnya; disebabkan karena ia hatoban. Seribu tahun lalu leluhur margaku, panusunan bulung, menaklukkan leluhur marganya dalam sebuah drama pertempuran yang kolosal. … Baca Selengkapnya