Cerpen : Wanita yang Bersembunyi di Ubun-ubun Tuaku oleh Budi Wahyono

Dari kaca jendela di lantai tiga hotel itu kulihat matahari pamitan tenggelam. Suasana kamar temaram. Warna coklat emas memenjarakan keliaranku, termasuk korden yang musti kututup. Namun, wanita berpipi bulat itu mengetuk kamar lagi. Nyelonong seenaknya. Perasaanku merinding. Rasanya seperti pesakitan yang terus dimanja dengan hal-hal yang menyangkut kebutuhan. Kerdipan mripatnya membuat bayangan langkahku sempoyongan. ”Sampeyan … Baca Selengkapnya

Cerpen : Lelaki yang Ingin Pensiun dari Derita Gila oleh Budi Wahyono

“BARU pulang, Bu, rumahnya mana, Bu, kerjanya apa, Bu, gajinya banyak no Buk. Di rumah sama siapa Bu?” Begitu gaya ia nerocos bicara kalau berhasil menumpang sebuah angkutan dan berjejelan dengan penumpang di kota ini. Ibu-ibu yang ditanyai merasa risi. Pertanyaan yang kemarin dan kemarinnya lagi terasa diulang. Tidak enak kalau memberi jawaban yang sama, … Baca Selengkapnya