Cerpen : Tawanan Perang oleh Eli Rusli

Oleh ELI RUSLI Derap sepatu tentara NICA saat menginjak lantai penjara itu seperti mengolok-olok kaki telanjang milik lelaki kulit kuning yang melangkah tertatih-tatih di depan hidungnya. Dari balik jeruji penjara tempatku ditahan, sepasang mataku meraba-raba mengawasi langkah kedua lelaki yang berjalan beriringan tersebut. Sepasang mataku tidak terlalu awas menyentuh tubuh mereka setelah lebam dihantam pukulan … Baca Selengkapnya

Cerpen : Mei 1998 oleh Eli Rusli

Rabu, 20 Mei 1998 TANGAN kanan Pak Dadang, dosen mata kuliah Analisa Laporan Keuangan sedang menari-nari di atas whiteboard, ketika terdengar suara-suara lantang melalui pengeras suara merobek suasana perkuliahan pagi. Jarum jam pendek di tangan Rin yang duduk di sebelahku belum sepenuhnya menggapai angka sembilan.   “Perhatian! Perhatian! Kepada seluruh mahasiswa yang masih berada di … Baca Selengkapnya