Cerpen : Reinkarnasi Babi oleh Faruqi Umar

Hujan belum reda seutuhnya ketika lelaki tambun berkumis tipis itu datang mengetuk pintu rumahku. Aku segera menemuinya ke depan, menyalaminya, lalu mempersilakannya duduk. Tatapan matanya terasa dingin, lebih dingin dari genggaman tangannya. Sekilas, pandangannya menyapu seisi ruang tamu, bahkan tumpukan kain di meja di samping mesin jahit. ”Aku tak menyangka kau pandai menjahit,” ia seperti … Baca Selengkapnya

Cerpen : Bunga-Bunga yang Bercerita di Atas Pusara oleh Faruqi Umar

KETIKA suaminya mati, perempuan itu hampir menjadi gila. Tentu, bukan hanya kematian yang dapat mengguncang jiwanya. Tapi dua tanda merah di leher suaminya yang ditemukan meringkuk tak bernyawa di sebuah selokan. Dua tanda itu seperti sebuah bekas kecupan. Sedangkan luka robek di perut dan mata kiri lebam, tentulah semua itu tanda-tanda kekerasan, pikirnya. *** Kini, … Baca Selengkapnya