Cerpen : Kunang-kunang Mang Isa oleh Mingke Mala-Mala

Sudah lebih satu jam aku dan Margi duduk di rumpun melati ini. Rombongan nyamuk berdenging di dekat telinga kami. Krim pengusir nyamuk yang kami oleskan di kulit rupanya tak becus mengusir mereka dan mereka tetap rakus menghisap darah kami kuat-kuat. Kak Surya dan Yudi Cebol yang duduk di rumpun melati seberang sana belum memberi isyarat … Baca Selengkapnya