Cerpen : Bengkong Penghabisan oleh Zaenal Radar T

Wak Jeple satu-satunya bengkong atawa tukang sunat tradisional di kampung kami. Tidak ada anak atau cucu yang bisa melanjutkan kariernya sebagai bengkong. Usia Wak Jeple sekarang sekitar delapan puluh tahun. Menurut cerita ayah, Wak Jeple itu macam orang sakti. Dia pernah menyunat tiga puluh anak dalam sehari! Tapi, itu dulu. Belakangan ini, di kampung kami belum pernah … Baca Selengkapnya

Cerpen : Elliza Mengaku Kawin dengan Telepon Selulernya oleh Zaenal Radar T

“Sah…?” “SAAAAH!!!” Pertanyaan Pak Penghulu itu dijawab dengan sigap dan serempak oleh para saksi. Lalu saksi dan hadirin mengucap syukur. Setelah itu penghulu kampung membaca doa. Semua yang hadir mendengarkan dengan khusuk dan mengaminkan, termasuk segelintir tamu undangan lain yang hadir baik secara off-line maupun virtual, karena acara ini digelar live melalui medsos mempelai perempuan. Elliza, perempuan cantik itu, … Baca Selengkapnya

Cerpen : Perempuan yang Menunggu oleh Zaenal Radar T

Perempuan tua itu duduk-duduk pada bale-bale belandongan, sebuah bangunan khas Betawi, terbuat dari bahan kayu yang biasanya berdiri di depan bangunan utama. Luasnya sekitar lima kali empat meter, tapi ada juga yang lebih besar, tergantung luas halaman. Belandongan menggunakan tiang kayu yang kokoh, dan bagian atasnya menggunakan bambu sebagai penopang atap. Belandongan masa lalu biasanya … Baca Selengkapnya