Cerpen : Berebut Janda Kempen oleh Deddy Arsya

SEORANG perempuan Eropa telah ditinggalkan pada sebuah pulau kecil di lepas pantai kita. Istri Tuan Kempen tak dibawa kapal-kapal Inggris ketika pulau ini mereka tinggalkan untuk bertolak kembali menuju Bengkulen. Sepuluh orang datuk dari Syarikat Sepuluh Bandar kini berkumpul di balairung istana Sultan Raja Baginda. Sang Sultan ialah pemimpin tertinggi dari aliansi itu. Mereka tengah … Baca Selengkapnya

Cerpen : Mantan Jurnalis dan Kapal Kominis oleh Deddy Arsya

SEDANG nun jauh di Betawi, untuk menolong korban bahaya angin topan di Negeri Belanda, lembaga penggalang dana swasta dengan nama gunung tertinggi di Jawa, Smeroefond, menerima 19 ribu sekian rupiah untuk mencukupi 50 ribu rupiah yang telah dikirimkan dua pekan yang lalu ke Negeri Belanda. Pada hari dan tanggal itu jugalah Abdul Rivai, redaktur Pewarta … Baca Selengkapnya

Cerpen : Hari Eksekusi oleh Deddy Arsya

DUA orang prajurit membawa saya ke sebuah tiang panjang di tengah lapangan luas di dalam loji. Tangan dan kaki saya diikat rantai besi yang saling terhubung dengan gelang-gelang dari baja. Kepala saya sebentar lagi akan ditutup kain hitam. Tidak seorang pun dari pengikut saya yang terlibat dalam kerusuhan diperlakukan seperti ini. Rata-rata mereka mati ditembak atau … Baca Selengkapnya