Cerpen : Sesudu Senyum-senyum oleh Sasti Gotama

Moi, sulur merah dedar itu berasal dari Langit. Bumi hitam diam ini pun dari Langit. Merah kental asin di lengan saya juga milik Langit. Ada ribuan nama Langit, yang diucap lidah saya, lidah kamu, lidah sesiapa saja. Namun, kita tahu hanya ada satu Langit. Sambil baring di bumi lembab ini, saya bertanya-tanya: jika kita berasal … Baca Selengkapnya

Cerpen : Ramai oleh Sasti Gotama

Sabtu malam, tujuh empat lima, televisi menyiarkan seorang gadis mati gantung diri. Hatinya lumat setelah patah hati, begitu yang ia tulis dalam buku Vegetarian Han Kang di halaman paling belakang. Sementara penyiar bercasciscus  tanpa henti, sementara mesin cuci berdesing ribut sekali, sementara mulut teko mendesis-desis seperti rintihan anjing dehidrasi, sementara ponsel berdenting-berkali-kali, sementara hujan jatuh tik-tik-tik di … Baca Selengkapnya

Cerpen : Apa yang Paul McCartney Bisikkan di Telinga Janitra? oleh Sasti Gotama

Setitik air menggantung di mulut keran. Lalu melonjong, lalu melayang, lalu terjatuh di bak cucian. Tik! Janitra memejamkan mata, tangannya berhenti memotong wortel. Beberapa titik air yang lain menggantung, melonjong, lalu terjatuh lagi. Tik! Tik! Tik! Ia menyukai bunyi ritmis kala sunyi mengepung seperti ini, laiknya rintik air keran, laiknya ketukan pisau di talenan, laiknya … Baca Selengkapnya