Cerpen : Al Furqon, Sebuah Malam Sebuah Sajak oleh Toni Lesmana

  Malam. Bulan timbul tenggelam di lautan awan. Gerimis sesekali menyapa bumi dan mengabarkan langit masihlah ada. Namun tak benar-benar turun hujan. Sesekali segaris cahaya mengerjap dan gemetar di angkasa. Bukanlah kilat atau petir, hanya segaris cahaya mengerjap dan gemetar. Orang-orang di kampungku menyebutnya kingkilaban. Seperti sebuah isyarat atau gelagat. Kau ingin memahaminya, tapi bagiku … Baca Selengkapnya

Cerpen : Cericit Tikus oleh Toni Lesmana

Di depan sebuah saung yang terletak di sudut pesawahan. Api unggun menyala. Seperti ingin membakar malam yang sepi. Ingin membakar lelancip angin, jerit jangkrik, kerongkongan kodok. Ingin membakar pucuk-pucuk kelapa, awan, dan bintang yang gemetar. Ingin membakar langit. Sardiat terus menambah kayu bakar. Api berkobar-kobar. Halaman saung menjadi terang-benderang. Suara api yang ganas terdengar memakan … Baca Selengkapnya

Cerpen : Malam di Kota Merah oleh Toni Lesmana

  Malam. Malam yang dingin. Angin seperti menghunus pisau dan mengiris setiap inci kulit waktu. Pisau berkilat di mataku. Pisau yang sesungguhnya terarah dengan tepat di antara dua kening. Cepatlah, sebelum tangan ini lepas dari kendaliku! Teriak lelaki itu dalam getaran yang hebat. Aku tak tahu apakah ia marah atau gentar. Suara keras, namun runtuh … Baca Selengkapnya