Cerpen : Yang Tertinggal di Praha oleh Triana Rahayu

PERTEMUAN singkat yang baru berlangsung sekitar sepuluh menit ini bagaikan waktu panjang yang menyiksa. Berulang kali kuaduk teh di cangkir, membunuh keresahan. Sementara mata kelam lelaki yang duduk di hadapanku menatap tajam. Membuat kegelisahanku makin bertambah. “Jadi…, apa keputusanmu?” Akhirnya suaranya terdengar juga memecah keheningan yang ada. Aku tertunduk layu. Tak sanggup berpikir, apalagi berkata-kata. … Baca Selengkapnya

Cerpen : Rumah oleh Triana Rahayu

Putaran roda mobil memasuki halaman rumah bergaya tropis dengan fasad depan dipenuhi rimbun pergola dan lampu taman yang menyala redup. Aku hampir tak percaya, mobil Jeep hitam yang sangat kukenal telah terparkir di dalamnya. Menyisakan ruang untuk mobilku terparkir di sampingnya. Dari dalam rumah seorang perempuan paruh baya keluar dengan tergopoh-gopoh. Begitu melihatku, dia tersenyum, … Baca Selengkapnya

Cerpen : Sayap Elang dan Secangkir Teh ”Chamomile” oleh Triana Rahayu

Asap halus mengepul dari mulut teko kaca berukuran mini. Benda yang diletakkan tepat di bagian tengah sebuah meja kayu dengan cat yang mulai memudar di beberapa sisi. Sementara, dua buah cangkir berbeda ukuran juga warna tertata apik di sisi meja yang berlawanan, tanpa tatakan. Seperti biasa, cangkir besar dengan warna coklat polos menempati bagian yang … Baca Selengkapnya