Cerpen : Romantisme Cinta si Buta dan si Bisu

AKU mengenal Mira di Pasar Kona karena bahasanya yang unik dan suaranya yang indah. Kala itu, aku dengannya sama-sama duduk di sebuah teras toko bekas sambil menunggu orang-orang berhati dermawan lewat dan memasukkan sebagian uang mereka ke kaleng yang menganga di hadapan kami. Kami biasa duduk hingga azan Zuhur terdengar atau ketika pasar mulai sepi. … Baca Selengkapnya

Cerpen: Lebaran, Ibu, dan Seekor Kucing oleh Warits Rovi

EKORNYA yang meliuk panjang berparam bulu halus-tebal yang berwarna kuning dan putih itu tak lagi memunculkan keindahan di mataku. Setiap kali ia pulang ke kontrakan dan mengeong untuk makan, akhir-akhir ini kerap kuabaikan hingga ia hanya meringkuk di pojok dapur dengan mata redup dan lidah menjilat-jilat kaki depan. Aku baru memberinya makan bila ia ada … Baca Selengkapnya