Cerpen : Romantisme Cinta si Buta dan si Bisu
AKU mengenal Mira di Pasar Kona karena bahasanya yang unik dan suaranya yang indah. Kala itu, aku dengannya sama-sama duduk di sebuah teras toko bekas sambil menunggu orang-orang berhati dermawan lewat dan memasukkan sebagian uang mereka ke kaleng yang menganga di hadapan kami. Kami biasa duduk hingga azan Zuhur terdengar atau ketika pasar mulai sepi. … Baca Selengkapnya