Cerpen : Mudik ke Kuburan oleh Agus Noor
Di ruang tunggu Rumah Sakit kami sama duduk, sesekali berseling batuk, memandangi orang-orang yang terkantuk: bosan antre menunggu giliran masuk ruang pemeriksaan. Rasanya, kami juga sama melihat Maut yang sembunyi di sudut gelap, mengenakan mantel kusam, seperti pencuri yang pintar menyamar. Tapi, mungkin itu hanya ilusi kami saja. Jam di dinding seakan telah begitu lelah … Baca Selengkapnya