Mobil jemputan sekolah belum lagi berhenti, Beningnya langsung meloncat menghambur. “Hati-hati!” teriak sopir. Tapi gadis kecil itu malah mempercepat larinya. Seperti capung ia melintas halaman. Ia ingin segera membuka kotak pos itu….
Tag: Agus Noor
Cerpen : Serenade Kunang-kunang oleh Agus Noor
Aku suka matanya, seperti langit hampir malam yang dipenuhi kunang-kunang. Kau akan melihat hamparan kesenduan dalam mata itu. Mata yang terlalu melankolis untuk seorang laki-laki yang selalu gugup dan tergesa-gesa ketika berciuman….
Cerpen : Parousia oleh Agus Noor
Pada malam Natal tahun 3026, aku terlahir kembali ke dunia ini sebagai seekor ular. Aku keluar dari cangkang kesunyianku. Mendesis pelan dan muncul lewat gorong-gorong. Kusaksikan cahaya terang kota yang gemerlapan. Tak…
Cerpen : Tukang Jahit oleh Agus Noor
Tukang jahit itu selalu muncul setiap kali menjelang Lebaran. Seolah muncul begitu saja ke kota ini. Kata orang, ia tak hanya bisa menjahit pakaian. Ia juga bisa menjahit kebahagiaan. Tukang jahit itu…
Cerpen : Permen oleh Agus Noor
Melihat mulut Iza yang terus cembetut, Neal tahu kalau anaknya itu masih kesal karena tak diperbolehkan membeli permen yang tadi sore dilihatnya dijajakan di perempatan jalan. Bukannya Neal tak memperbolehkan Iza makan…
Cerpen : Piknik oleh Agus Noor
Para pelancong mengunjungi kota kami untuk menyaksikan kepedihan. Mereka datang untuk menonton kota kami yang hancur. Kemunculan para pelancong itu membuat kesibukan tersendiri di kota kami. Biasanya kami duduk-duduk di gerbang kota…
Cerpen : Mata Mungil yang Menyimpan Dunia oleh Agus Noor
Selalu. Setiap pagi. Setiap Gustaf berangkat kerja dan terjebak rutin kemacetan perempatan jalan menjelang kantornya, ia selalu melihat bocah itu tengah bermain-main di kolong jalan layang. Kadang berloncatan, seperti menjolok sesuatu. Kadang…
Cerpen : Ia Ingin Mati di Bulan Ramadhan Ini oleh Agus Noor
Betapa menyenangkan bila ia mati di bulan Ramadhan ini. Ia tak ingin kecewa lagi. Ramadhan berlalu, tapi ia masih saja hidup. Rasanya seperti seorang anak yang kecewa karena ditolak permintaannya saat lebaran….
Cerpen : Cerita Buat Bapak Presiden oleh Agus Noor
Saya ingin bertemu Bapak Presiden. Ada kisah yang ingin saya ceritakan. Saya beroleh kabar, beliau adalah pendengar yang baik. Konon, sewaktu mau jadi presiden, beliau rajin bertandang ke rumah-rumah penduduk, mendengarkan dengan…
Cerpen : Kupu-kupu Seribu Peluru oleh Agus Noor
Bagaimanakah kami mesti mengenang perempuan buta itu-yang liang selangkangnya bengkak karena dosa dan sekujur tubuhnya bergetah nanah kena kusta! Adakah ia sundal ataukah santa? Rasanya belum lama lewat. Selepas hujan tengah malam,…