(Fragmen Nagabumi IV) AKU melesat keluar dan melihat betapa di antara orang banyak yang berhamburan dengan panik, Jarum Harum berkelebat ke sana kemari dalam kepungan delapan bayangan, yang memang hanya tampak sebagai…
Bulan: Mei 2025
Cerpen :Tapanaga oleh Daviatul Umam
Sebagai ketua RT, Sidik jadi orang terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan warganya. Ia satu-satunya aparat desa yang menolak keras rencana reklamasi pantai yang dicanangkan Kalebun Mahri sejak 2013. Ia tak segan mengumpulkan warga…
Cerpen : Berpikir dalam Hening oleh Jimmy Anggara
Anak itu bertubuh kurus-kering seperti seutas lidi. Celana panjang abu-abunya terlalu pendek sehingga menampakkan kaus kakinya yang melorot ke mata kaki. Ia datang paling akhir. Saat berdiri memperkenalkan diri—”Nama saya Gabustois”—teman-teman barunya…
Cerpen : Aku Telah Haji oleh Sahari Nor Wakhid
HARI pertama setelah kepulanganku, aku berjalan di pasar desa dengan kepala tegak. Warga desa menyambutku dengan hormat, menyebutku Pak Haji Hamid. Namun, mereka yang mengenalku dengan baik merasa ada yang aneh. Meskipun…
Cerpen : Mata-mata di Kepala oleh Ni Komang Ariani
TANPA harus dijelaskan, aku sudah paham. Sore itu, sehabis mandi dan rambutku masih basah, pintu kamar kontrakanku diketuk berulang kali. Tiga orang laki-laki berkaus hitam dengan rambut yang klimis menjemputku. “Silakan, Bu….
Cerpen : Mata-mata di Kepala oleh Ni Komang Ariani
anpa harus dijelaskan, aku sudah paham. Sore itu, sehabis mandi dan rambutku masih basah, pintu kamar kontrakanku diketuk berulang kali. Tiga orang laki-laki berkaus hitam dengan rambut yang klimis menjemputku. ”Silakan, Bu….
Cerpen : Banyak Maling, Banyak Rezeki oleh Kiki Sulistyo
RUM Tarus tak pernah mengunci pintu rumahnya, baik pintu gerbang, pintu depan, atau pintu kamar. Bahkan, ia kerap membuka lebar-lebar pintu gerbang dan pintu depan. Rum Tarus percaya semakin banyak orang mencuri…
Cerpen : Daun Semanggi hingga Revolver oleh Tiqom Tarra
Daun Semanggi AKU tidak ingat kapan pertama kali anak kecil itu muncul dalam mimpiku. Namun, akhir-akhir ini dia selalu hadir kapan pun aku tertidur; siang maupun malam. Kami selalu di tempat yang…
Cerpen : Eriopis oleh Zulvanny Fatwa Firmananda
i museum yang berdiri tegak di pinggir kota, aku terdiam di depan sebuah manekin tanpa kepala yang mengenakan gaun keemasan berpotongan mermaid, dengan banyak rok yang bisa dilepas-pasang di bagian belakang pinggang. Gaun…
Cerpen : Pengorbanan Sulung oleh Bagus Sulistio
Biasanya, anak bungsulah yang mendapatkan perhatian penuh dari orangtuanya. Hal tersebut tidak berlaku bagi keluargaku. Orangtuaku mempunyai dua anak, aku dan kakakku. Mereka seperti lebih sayang terhadap kakakku daripada putra bungsunya. ”Menjadi…