Gempar segempar-gemparnya kampungku saat ini. Bukan karena kasak-kusuk dana desa yang dikorupsi ”tikus-tikus” desa gila harta meski tak seberapa. Bukan pula karena isu babi ngepet peliharaan warga yang sugih, padahal tak terlihat…
Bulan: Desember 2021
Cerpen : Natal dan Percakapan Dua Manula Rote Ndao oleh Fanny J. Poyk
Opa Jimmy Dethan menggerakkan bahunya lebih kuat lagi. Bahu itu mendorong kedua lengannya, lalu menggerakkan tangannya ke arah parang yang mengilat tertimpa sinar matahari siang yang terik. Ia mengasah parang itu dengan…
Cerpen : Gunung Roh Agung oleh Handiko Wijaya
Gunung Roh Agung adalah gunung tertinggi di Kota Tangerang pada tahun 923. Gunung tinggi yang selalu diselimuti awan-awan hitam itu adalah hantu hidup bagi warga Tangerang. Beberapa orang mengatakan bahwa jikalau pergi…
Cerpen : Kabar di Malam Natal oleh Silvester Petara Hurit
Pagi di sepanjang Desember selalu seperti perempuan dengan rambut basah selepas mandi. Aroma tanah basah, tanaman yang menggeliat tumbuh, sayup angin, cericit burung dan ayam jantan yang berkokok panjang turun dari pohon…
Cerpen : Menanam Bangkai Kepala Anjing oleh Nevatuhella
Aminah mendekati Badrin, setelah meletakkan belanjaan di meja teras. Ia beri seulas senyum pagi ke laki-laki yang telah 40 tahun didampinginya. Menyalaminya. Duduk bersisian sesudahnya. ”Habis tehnya? Mau ditambah. Masih ada lagi…
Cerpen : Memorium oleh Anindita S. Thayf
Di kota ini, bayang-bayang memanjati dinding nyaris secepat laba-laba. Sesuatu yang, anehnya, hanya disaksikan oleh mereka yang berusia di atas enam puluh tahun: para sepuh. Sebenarnya, hal itu bukan rahasia karena keberadaannya…
Cerpen : Wisanggeni oleh Yanusa Nugroho
Udara naik. Uap tanah naik. Angin kering menggelasak hutan. Hutan terbakar. Rumput di lapangan hangus. Batang-batang tebu kian kering, tapi mungkin kian manis. Mandor-mandornya harus giat berkeliling. Banyak maling. Kebakaran di mana-mana,…
Cerpen : Di Laut Moyang, Saya Kembali Temukan Cinta oleh Emroni Sianturi
Sudah belasan tahun saya tidak lagi kembali melaut seperti kebanyakan saudara di tanah kelahirannya. Di desa kami, seingat saya, hampir keseluruhan orang tua tidak dapat membaca ataupun menulis, termasuk orang tua saya….
Cerpen : Pohon Durian di Atas Kuburan oleh Abul Muamar
Ketika aku mati, tolong tanamkan pohon durian di atas kuburanku. Tanamlah bibit yang bagus, yang daging buahnya tebal dan pulen. Kalau memungkinkan, tanam dua sekaligus. Satu di atas kepalaku, satu lagi di…
Cerpen : Lidah Murai Batu oleh Mashdar Zainal
Ketika saya membersihkan rumput di halaman rumah pekan lalu, seekor burung mungil mendadak hinggap di dahan kenanga di sudut pekarangan. Seekor burung berbulu hitam mengilap kebiru-biruan dengan warna oranye di bagian perut….