”Ternyata harganya tiga ratus tujuh puluh lima ribu, Pak,” kata Sum kepada lakinya, Uncok. ”Barang apa yang kau bicarakan itu, kok mahal amat?” bertanya suaminya. ”Lho, musim hujan tahun lewat dan…
Bulan: Desember 2011
Cerpen : Di Persimpangan Pantura oleh Tantri Pranash
Tak pernah sekalipun aku tampil dengan rok mini dan paha mengundang apalagi bahu terbuka dan dada menantang, tapi mengapa nasib tak berpihak juga? Namaku Limbuk, asal Dukuh Menjangan. Hidupku isinya cuma…
Cerpen : Sehelai Kain Kafan oleh Mahwi Air Tawar
1/ Ia bergegas. Tangan kirinya menyingkap ujung sarungnya hingga beberapa inci dari mata kaki. Layaknya seorang penari memainkan satu komposisi. Berlenggak. Pinggulnya bergoyang ke kanan ke kiri, melangkah pasti sambil menjejaki jalan…