Meisa berjalan menyusuri pematang-pematang sawah yang membentang. Langkah kakinya sangat hati-hati sekali. Pematang sawah yang dilaluinya itu terlihat agak basah. Dia tidak ingin terpeleset lalu jatuh ke kubangan lumpur seperti tiga hari…
Bulan: Agustus 2008
Cerpen : Ratap Gadis Suayan oleh Damhuri Muhammad
Di mana ada kematian, di sana ada Raisya, janda beranak satu yang bibir pipihnya masih menyisakan kecantikan masa belia. Ia pasti datang meski tanpa diundang. Di dusun Suayan ini, kabar baik dihimbaukan,…
Cerpen : Ngiang Kata Ibu oleh Yusrizal KW
Terdengar suara pintu digedor dari luar. Darahku mendadak naik ke ubun-ubun. Siapa sih sepagi ini ingin bertamu dengan sapaan yang kasar. Kuintip dari balik gorden jendela nako yang segaris dengan pintu masuk….
Cerpen : Berburu Beruang oleh Puthut EA
Aku dikagetkan oleh suara batu yang dilempar ke pinggir kolam, di samping tempatku duduk mencangkung mengamati ikan-ikan. Aku menoleh ke belakang, dan melihat Mas Burhan tersenyum lebar. Akhirnya, ia bangun juga dari…