Langit merah jambu menyelubung Hanoi. Malam merangkak begitu lamban di antara deru terbang burung layang-layang. Hening mengepung diriku yang terkurung di sebuah kamar hotel berbintang. Hampir sepekan aku berada di negeri yang…
Bulan: Desember 2005
Cerpen : “Requiem” oleh Putu Fajar Arcana
Sebelum mati, aku masih ingat tubuhku melenting: kakiku berkelejotan mencari tumpuan, sedangkan kepalaku menjadi tumpuan di ujung lainnya. Lalu seluruh tubuhku meregang, seolah menolak kehendak malaikat maut yang membetot nyawaku. Waktu itu,…
Cerpen : Radio Transistor oleh Akbar Faizal
Hujan sore tadi masih menyisakan genangan di jalan becek yang memotong kampung di pinggiran sungai pada kaki bukit. Selain perahu penyeberangan yang ditarik tambang antara kedua sisi sungai, tak ada penduduk yang…