”Dunia ini begitu menyenangkan.” Lelaki itu tiba-tiba duduk di kursi. Bila, perempuan yang sedang menutupi tangisnya dengan asap, ingin sekali memaki. Hujan masih begitu deras. Botol kaleng disimpan si lelaki di meja….
Bulan: Februari 2024
Cerpen : Menonton Bapak Memancing di Laut oleh Dewanto Amin Sadono
Oleh DEWANTO AMIN SADONO Tersebutlah keluarga Wayan yang ingin mengisi liburan. Reza ingin melihat Candi Borobudur gara-gara waktu ditanya gurunya letaknya di mana, dijawabnya: Amerika Serikat. Afgan pengin ke Bromo yang disebut-sebut…
Cerpen : Dilarang Mati di Sini oleh Kak Ian
SUARA isak tangisan itu seperti hujan yang tidak ingin reda sebelum langit tuntas menumpahkan segala isinya ke bumi. Terlebih hari itu masih begitu sangat pagi. Bau embun pun masih sangat terasa di…
Cerpen : Mempersiapkan Kematian dengan Santai oleh
“WAKTUMU 24 jam,” ucap seorang pria di seberang sambungan telepon dengan datar. “Persiapkan dengan santai.” Panggilan ditutup. Pukul 19.08. Di sisi seberang meja makan, anak gadisku, Vianna, sedang menonton sesuatu, entah dari…
Cerpen : Tuan Wokodjo Milik Kita Semua oleh Beri Hanna
I BAGAIMANA awal mulanya—secara singkat: Mari kita bicarakan kisah Tuan Wokodjo yang awalnya seorang bajingan dan berakhir mengerikan. Dulu, pada satu senja, di Sorlo, di tepi laut Atrakaru, terempas kapal yang…
Cerpen : Cara Kerja Kerumunan oleh Annisa Moezha
WAWAN membenarkan posisi kacamata tuanya berkali-kali dengan tangan kirinya, memastikan letaknya tak akan merosot dari punggung hidungnya yang ramping. Sementara tangan kanannya memegangi handphone (hp) milik Wati, anaknya. Matanya nampak menyipit berusaha…
Cerpen : Jenderal Kardus oleh Trudonahu Abdurrahman Raffles
Mak Inah tergolong penduduk paling tua di kampung kami, satu perkampungan urban di pinggiran kota metropolis. Pembawaannya tenang, jarang bicara dan tak sering terlihat di luar rumah berbaur bersama warga lain. Mungkin…
Cerpen : Kita Hanya Punya Waktu Satu Jam oleh Tanti Kuben Koko
MORRIS melirik jam tangannya, masih terlalu pagi untuk sekadar mengirim pesan singkat: lagu yang asyik didengar pagi ini, semoga bikin kamu semangat. Sebuah link lagu menyusul ia kirim. Berulang-ulang lagu bernuansa jazz…
Cerpen : Bansos oleh Satmoko Budi Santoso
KARMIN lagi-lagi cemberut. Dirinya kembali merasa sebagai orang yang paling sial sekampung. Penyebabnya sederhana, tiap kali ada bagi-bagi jatah Bantuan Sosial atau Bansos, dirinya selalu kelewatan. Padahal, dirinya juga berkategori miskin. Buktinya,…
Cerpen : Jodoh Piutang oleh A Djoyo Mulyono
Kali ini, setelah tak terhitung istrinya berbuat semena-mena, Wasta telah memutuskan untuk bercerai. Ia tak peduli lagi mengenai mitos yang pernah didengar dari kakak iparnya, kalau istrinya memiliki jimat Perkutut Banjar Petung….