Menggenang jingga di langit yang tenang, di barat surya bergegas pulang. Ronanya tampak nyata dalam lingkaran dua bola mata seorang lelaki tua di sebuah bangku ruang tunggu. Sepanjang masa dilaluinya dengan sia-sia,…
Bulan: Juni 2020
Cerpen : Aroma Kopi Surga oleh Tiqom Tarra
Tak ada kopi di surga, di sana hanya ada sungai susu dan madu. Itu yang aku dengar dari orang-orang. Kalau begitu, datanglah ke surgaku. Akan aku buatkan secangkir kopi yang jika lidah…
Cerpen : Cinta bagi Siti oleh Adi Zamzam
Cinta bagi Siti adalah membuatkan kopi di pagi hari sebelum lelaki itu berangkat menengok sepuluh bahu sawah miliknya, sebelum lelaki itu telanjur beranjak ke rumah Waedah untuk mencari kopi, sehingga… ”Cuma membuatkan…
Cerpen : Petani dengan Cangkul Tua yang Rapuh oleh I Wayan Wikana
Titik itu tidak pernah berubah. Titik yang sangat kuat dan kekal. Ya, titik itu tetap seperti itu. Tidak terhendus dan tidak tergerus, asap zaman teknologi. Titik itu berada di sebuah lereng bukit,…
Cerpen : Kehilangan Pemeran Utama oleh Elsafitri
Dia adalah Bara, pacarku. Kami sudah menjalin hubungan selama tiga tahun. Bara orang yang sederhana. Selama berpacaran, dia tidak pernah memberiku hadiah-hadiah mahal atau mengajakku kencan di restoran yang romantis. Dia sering…
Cerpen : Pasar Pelukan oleh Vika Wisnu
Aku sungguh ingin mencium bibirmu yang tipis dan beku itu. Sekilas saja, seandainya mungkin. Kuusahakan lekas tapi tak terburu-buru. Kalau nanti batu di dadamu mencair dan mengalir lewat sudut-sudut mata, aku akan…
Cerpen : Meminjam Sayap Kupu-kupu oleh Eiffah
Aku menatap tajam laki-laki di hadapanku, sementara ia menatap serius pada sepasang sayap kupu-kupu berwarna biru di atas meja. Selama tujuh belas tahun hidup dengannya, aku tak pernah menemui ia seperti ini….
Cerpen : Hari Pertama Menjadi Dukun oleh Musthafa Helmy
Seperti biasa, pagi itu aku menikmati kopi kental manis dan singkong rebus. Tidak ada lagi rokok. Sudah lama tidak merokok mengikuti nasihat istri. Bukan soal kesehatan, tapi lebih banyak masalah ekonomi. Aku…
Cerpen : Malam Melepas Seekor Api oleh Sandi Firly
Saat burung layang-layang hitam memenuhi langit pagi, angin dingin belum lagi dihangatkan, dan orang-orang masih membasuh tubuh di sungai, sebuah kabar buruk datang meringkus seluruh keriangan masa kecilku. Lima tahun lalu. Sejak…
Cerpen : Keluarga Seni oleh Gandi Sugandi
Tulisan tebal berhuruf kapital ”JANGAN MASUK” di kertas karton terpampang di tengah daun pintu ruangan, di ujung kanan dalam rumah. Ada ayah di sana, sedari pagi masih serius bergelut melukis pemandangan alam,…