Tiga puluh satu tahun silam, dari tahun kutulis cerita ini, aku memang ingat, tanpa sengaja, ayah menemukan sebuah peti besi seukuran kardus mi instan. Kala itu ayah menggali tanah di belakang rumah…
Bulan: Maret 2009
Cerpen : Foto oleh Sori Siregar
Gelap datang menyungkup. Lampu padam tiba-tiba. Sepi di luar rumah karena hanya sesekali kendaraan bermotor lewat. Kegelapan seperti ini merupakan hal biasa bagi kota kecil yang terletak di kaki gunung itu. Timisela…
Cerpen : Menanti Kematian oleh Jujur Prananto
”Budiman! Ada kabar gembira! Lamaran kamu diterima! Bulan depan kamu bisa mulai kerja! Dengan gaji pokok per bulan lima-belas juta! Berarti tidak lama lagi kamu bakalan terbebas dari utang-utang kamu. Terbebas dari…
Cerpen : Penyusup Larut Malam oleh S Prasetyo Utomo
Sunyi wajah lelaki tua, lusuh, bersarung dan berpeci. Langkahnya pincang memasuki pelataran rumah Aryo. Lepas asar, dalam gerimis, wajah lelaki tua lusuh itu seperti susut. Menahan kegugupan. Dia menemukan pencariannya pada Aryo…
Cerpen : Membakar Api oleh Eka Kurniawan
Setelah yakin istrinya menghilang dari rumah sakit, tentu bersama bayi mereka yang baru lahir, Mirdad segera menelepon sang istri. ”Artika, di mana kamu? Bagaimana dengan bayi kita?” Suaranya lebih ditujukan untuk kotak…