Ada juga yang meminati bangku tua itu selain dirinya. Seorang lelaki muda. Tidak menggeser pandangan dari entah puing asbes atau lelumutan dinding, serasa arca yang kehilangan kemampuan bergerak, pun sekadar intuisi bahwa…
Bulan: Oktober 2020
Cerpen : Rindu Tak Mati Mati oleh Benny Benke
Namanya Mashurie. Gemar berdoa dalam diamnya. Dalam heningnya yang ngungun itu, kata-kata binasa, bahasa entah pergi ke mana. Menurut keyakinannya, apa gunanya berdoa dengan melibatkan kata-kata jika hati terperdaya. Makanya Mashurie lebih…
Cerpen : Kita Butuh Lebih Banyak Kucing oleh Yahdiani Hakim
Kompleks perumahanku sedang heboh. Katanya ada seorang anak yang dijambret telepon pintarnya. Kejadiannya persis setelah matahari tenggelam. Padahal, saat itu masih cukup ramai. Warga juga masih banyak yang mengobrol di luar rumah….
Cerpen : Dolop oleh Akhmad Sekhu
Hari sudah siang, tapi Burdah tampak masih tidur nyenyak dan ia baru bangun kalau sinar matahari sudah menerobos melalui ventilasi jendela kamarnya. Seperti saat sekarang ini, begitu jidatnya yang berkerut kasar itu…
Cerpen : Susu untuk Tuan Dexter oleh Shierly Novalita Yappy
Setelah hujan salju agak reda, Emily bergegas ke sebuah toko tepat di depan apartemennya. Toko roti yang sudah menjadi penyedia sarapan paginya sejak tiga tahun lalu. ”Selamat pagi. Roti keju?” sapa penjual…
Cerpen : Juragan Sapi oleh Komala Sutha
Terdengar keluh ayahnya yang ditanggapi ibunya. Keluhan yang acap didengar dari kedua orangtuanya, selepas isya menjelang pukul sembilan malam. Di ruang tamu yang merangkap ruang serbaguna. Di atas kursi lama yang sedikit…
Cerpen : Rumah untuk Istriku oleh Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya
Tanah yang ditanami temulawak dan kunyit ini adalah milik kita sebulan yang lalu setelah menerima kuitansi tanda lunas dari pemiliknya. Setiap hari kau menyisihkan uangmu dari hasil melinting tembakau untuk mencicil tanah…
Cerpen : Warung Padang Tetangga oleh Ratna Ayu Budhiarti
Nasib memiliki rumah bertetangga dengan pemilik warung nasi padang itu ibarat perempuan yang kenyang dengan rayuan gombal. Setiap hari, aroma rempah masakan khas nasi padang itu menyapa penciuman. Di jam-jam tertentu, aroma…
Cerpen : Seorang Lelaki Lima Puluh Lima Tahun dan Seorang Wanita Sembilan Belas Tahun oleh Bulan Nurguna
”Ini buat kamu, Jilu,” kata Om Aloy sambil menyodorkan lolipop. ”Masak aku dikasih makanan anak kecil, Om?” ”Saya teringat anak saya ketika tadi membeli minuman.” ”Hmm…, kalau begitu terima kasih, Om.” ”Sama-sama….
Cerpen : Silentium oleh Windhu Wee
*1* Namaku Bre Thaeliky, panggil saja Bre. Aku seorang istri yang suka sekali memandangi suamiku, dulu dan hingga kini. Siang ini, aku masih melihatnya sama dan aku melihatnya masih sama. Pemikiran yang…