Sebagaimana biasanya, ia tak melakukan persiapan apa-apa saat akan meninggalkan kehidupannya di sini, selain menelepon Hamir dan bilang, ini waktunya aku memilih sebuah tempat yang benar-benar kuinginkan. Hamir berkata, sebaiknya kau menyelesaikan…
Bulan: Februari 2020
Cerpen : Asap-asap Itu Telah Menghilang oleh Rizqi Turama
Lebih dari dua puluh tahun lalu, di tengah sesak napas karena gas air mata, Basau jeri melihat kepala temannya bocor dihantam pentungan oleh petugas. Sang teman sempat bingung karena ada sesuatu yang…
Cerpen : Suatu Malam, Sri Mengarang Cerita dari Dolly oleh Guntur Alam
Pikirannya langsung tertuju pada anak semata wayangnya, Wati. Juga emak, bapaknya yang kena katarak, dan kedua adiknya yang walau sudah besar tak bisa berbuat apa-apa karena lumpuh layu. Kena polio, kata orang-orang….
Cerpen : Mahar Kematian oleh Zainul Muttaqin
Laki-laki bertubuh kurus serupa batang lidi itu berjalan keluar, ke teras rumahnya, kemudian ia duduk pada sebuah kursi berwarna kusam. Sesekali terdengar suaranya merintih, rupanya rasa sakit di lehernya semakin menjadi-jadi ketika…
Cerpen : Pernahkah Kalian Menjelma Jadi Ikan? oleh Gus tf Sakai
Pernahkah kalian menjelma jadi ikan? Aku yakin, kalian akan menjawab, ”Tak pernah.” Andai ada yang menjawab, ”Pernah,” tentu akan segera menyambung, ”dalam mimpi.” Tetapi Bella, bocah perempuan delapan tahunan itu, sangat yakin…
Cerpen : Lukisan oleh Ketut Sugiartha
Tertegun ia di sisi tubuh laki-laki yang terbujur kaku di atas balai-balai ruangan itu. Sebuah bilik persegi panjang yang dindingnya disesaki pajangan lukisan beragam ukuran. Pada sebagian tepi plafon tampak noda kecoklatan…
Cerpen : Berdansa dengan Kupu-kupu oleh Fitri Manalu
Jauh sebelum orang-orang memanggilnya kupu-kupu, Yeshika dikenal sebagai gadis kecil yang kesepian. Sepanjang hari, ia menghabiskan waktu dengan duduk bermenung di bingkai jendela kamarnya atau membual kepada orang-orang yang melintas. Yeshika mengatakan…
Cerpen : Orang-orang Semoyang oleh Bode Riswandi
Seratus tahun berlalu, cerita buyut dari kakekku ini terus hidup dalam ingatanku, kalau kesedihannya tidak akan terlunaskan oleh apa pun. Satu kampung terusir tanpa diberi hak untuk melakukan perlawanan sedikit pun. Mereka…
Cerpen : Belulang Dekat Bonggol Pohon Ketapang oleh Dewanto Amin
Pohon ketapang tinggal bonggol itu saksi bisu peristiwa 21 tahun lalu, tepat dua hari seusai para remaja putri mempersembahkan keperawanan kepada sang pacar di hari kasih sayang. Dan, bukti peristiwa itu ketemu…
Cerpen : Ibu dan Pigura Kayu oleh A Warits Rovi
Sejarah pigura kayu itu masih kutelusuri. Apa benar almarhum ayah yang membuatnya hingga ibu punya kebiasaan unik; menatap pigura itu berjam-jam. Kadang menangis, kadang tersenyum, dan kadang tertawa di depan pigura kayu…