Ayahku sebuah mercusuar di dekat dermaga. Mercusuar tua bertubuh jangkung, berkemeja putih, dan bertopi coklat tahi karat. Ketika malam sorot matanya masih bekerja dengan baik, menyala dan menelanjangi semesta pantai: kapal-kapal yang…
Bulan: Maret 2019
Cerpen : Kematian Seorang Penerjemah oleh Wawan Kurniawan
Dia tidak akan meneguk racun itu bila peristiwa kemarin tak terjadi. Seminggu sebelumnya, di dalam mimpinya– seorang perempuan berbaju merah dengan rambut panjang sebahu datang menghampirinya di sebuah tepi pantai yang asing…
Cerpen : Sepasang Mata dan Tato untuk Seorang Perempuan oleh Alexander Robert
Ketika jarum tipis mencacah setiap lapisan kulit dan membekukan darah, menyatu dalam warna yang membentuk gambar baru di jangat tubuh. Maka aku tidak ingin engkau bersedih terlalu lama, meskipun kehidupan ini dibangun…
Cerpen : Semangkuk Perpisahan di Meja Makan oleh Miranda Seftiana
Ibu saya bilang perempuan harus bisa memasak. Setidaknya satu menu sepanjang hidupnya. Saya merasa tidak setuju, terlebih ketika hidup sudah nyaris-nyaris mirip di surga urusan lapar dan makan. Betul. Semasa kecil, saya…
Cerpen : Made Adnyana Ole oleh Ahda Imran
Pagi di musim dingin itu aku mencukur habis jenggot dan semua bulu misaiku. Membakar seluruh dokumen, hingga secarik kertas berisi coretan yang paling tak berguna sekalipun. Keluar dari penginapan, aku merasa lega…
Cerpen : Hyang Ibu oleh Made Adnyana Ole
Di sisi jenazah ibu, satu anak di antara sepuluh anak yang menangis bercerita tentang pisang: Ibu selalu menjinjing sesisir pisang pada setiap sore, melangkah agak terburu di jalan desa, lalu meliuk masuk …