Mengapa kesulitan terus datang sedang hidup sudah susah? Mama Eta menyalakan lilin, berlutut di depan foto Tuan Ma dengan Rosario kayu cendana di tangan. Ia berdoa dengan lutut gemetar dan air mata yang terus…
Bulan: April 2023
Cerpen : Takeran oleh Risen Dhawuh Abdullah
KAMU mengerti bahwa saat ini suasana dalam keadaan genting. Waktu telah menciptakan jurang-jurang kematian, di mana sewaktu-waktu orang bisa terjerumus ke dalamnya. Suara tangisan semakin sering terdengar, bersahut-sahutan. Genangan air mata ada…
Cerpen : Tak Dinyana oleh Hotma Di Hita L Tobing
Dengan semangat pemuda itu pamit kepada ibunya. Siap-siap mau pergi ke Kopeda menemui Juwita pujaan hatinya. Kemudian Hendra sudah ada di dalam bis mini Sampagul, meninggalkan Kopela menuju Medan. Kotanya berjarak 119…
Cerpen : Enam Tahun Setelah Taman Kota oleh Baron Yudo Negoro
YANG membuat lelaki itu recok adalah saat Pak Sopir mengatakan kafe yang mereka lewati bernama T-Buko, singkatan dari Taman Buku dan Kopi. “Aku turun di kafe!” katanya. Penumpang lain—para tamu hotel—menoleh kepadanya…
Cerpen : Gema Takbir Bukit Tigapuluh oleh Raudal Tanjung Banua
Langit pengujung Ramadan terlihat bersih. Awan tipis menyisih persis di pucuk meranti. Daun-daunnya mengembang serupa atap. Sesekali olang mengepak di dahan paling tinggi. Di sana rajawali yang disucikan kaummu itu membangun singgasana….
Cerpen : Nyanyian Maritim Nusantara oleh Elizabeth Gabriela
Hari Selasa, malam datang lebih cepat. Bulan separuh bulat menggantung tinggi dengan taburan debu-debu bintang mengelilinginya. Awan tipis diarak angin layaknya sebuah karnaval, menghasilkan bayangan besar-besar di bawah pepohonan. Gendis menatap suaminya…
Cerpen : Kutukan Kartu Lebaran oleh Karisma Fahmi Y
Murni tak pernah menyangka ia akan membaca kembali kartu Lebaran di malam Lebaran seperti ini. Ia seperti dihujani doa. Bibirnya terkatup menahan senyum yang tak dapat menahan isi perasaannya. Dibukanya satu per…
Cerpen : Tentang Dapur oleh Farra Yanuar
Kau tak akan pernah tahu, bagaimana dapur bisa mempengaruhi kehidupanmu. Begitu kata bapak, sambil menatapku dalam, dan sungging di ujung bibirnya. Ketika aku bertanya mengapa bapak begitu mencintai dapur. Waktu itu, aku…
Cerpen : Ikan Tua dan Laut oleh Nuraisah Maulida Adnani
Untuk Ernest Hemingway Ketika Ikan Besar ditarik ke atas, terlihat bias sinar matahari di permukaan laut, senar bening tebal mengangkatnya, dan bayangan seorang lelaki tua sendu seperti akan mati. Pandangannya beralih pada…
Cerpen : Rasa Heran di Malam Lebaran oleh Yulizar Lubay
untuk Afrizal Malna AKU pernah dikunjungi alien. Dia berkunjung ke rumahku bukan naik UFO, melainkan naik mobil sewaan. Dia datang sendirian sambil menggendong ransel biru berisi satu boneka kelinci kecil, tiga buku…