Ia yang diingat sebagai yang lebih tua, meluncur lembut di cairan berbentuk seperti agar-agar, untuk mendekat ke Dia yang lebih muda dilihat dari bentuknya, yang walau sejatinya mereka ini kembar, walau sebenarnya…
Bulan: Juli 2019
Cerpen : Suatu Hari yang Ajaib oleh Meirisman Halawa
Perumnas Dahana, 21.00 (Dingin. Udara menerobos masuk ke dalam rumah dan segera membuat orang-orang di dalamnya mendekap dada. Mauri beranjak dari tempat duduknya, menutup pintu dan jendela depan. Mata Mauri kembali tertuju…
Cerpen : Apa yang Kita Bicarakan di Usia 26? oleh Ade Ubaidil
Aku sebenarnya ada meeting dengan editorku siang ini, namun kemarin Daniel menelepon kalau ia dan istrinya akan mampir ke rumah hari ini bersama dua orang lainnya—yang ia bilang aku pasti kenal. Karena…
Cerpen : Mitoni Terakhir oleh Ranang Aji SP
Di halaman belakang rumah, peninggalan suamiku, aku duduk sendiri, memandang pohon randu alas yang meranggas. Kukira, waktuku sudah segera akan tiba. Aku tidak tahu kapan itu terjadi, tapi, cepat atau lambat, malaikat…
Cerpen : Kutukan Kesedihan oleh Kristin Fourina
Kebahagiaan sama sekali tak pernah datang mengunjungimu. Apa yang kau inginkan, menurutmu, jarang sekali terwujud sesuai harapanmu. Begitu ceritamu padaku sebelum kau dinikahi oleh Kardi—suamimu yang dahulu telah menghamili kawan sekolahnya jauh…
Cerpen : Requiem Burung Gereja oleh Nana Sastrawan
Marbot mengambil sapu dari pojok masjid lalu dia menyapu, dari ujung dalam masjid hingga ujung luar. Dia telah menekuni pekerjaan ini setengah dari usianya yang sekarang sudah tidak muda lagi. Rambut, kumis…
Cerpen Terakhir Arswendo: ”Jas yang Kawin Dua Kali dan Celana yang Setia”
Budayawan, sastrawan, dan wartawan senior Arswendo Atmowiloto meninggal pada Jumat (19/7/2019) pukul 17.50 di kediamannya di Jakarta. Arswendo, yang lahir di Solo tahun 1948, merupakan penulis senior yang memiliki kecepatan menulis luar…
Cerpen : Malaikat dan Sepasang Jenazah di Tepi Danau oleh Martin Aleida
Selepas latihan biola, hendak pulang, aku menunggu bus Transjakarta. Bangku termenung di halte dikuasai tukang ojek. Melawan nyeri dari lutut yang kaku dan tak sudi ditekuk, aku duduk menyandar di pagar tembok….
Cerpen : Bubak Kawah oleh Akhmad Ulul Albab
Kenyataan ini tepat di saat aku sudah benar-benar siap untuk melepas masa lajang, setelah menunggu proses yang cukup ribet. Begitulah aku mengenalnya. Dinda. Gadis dari tetangga desa yang kutemui 6 bulan lalu….
Cerpen : Hantu Pohon Gayam oleh R Giryadi
Sebenarnya saya bukan penakut. Tetapi, sejak mendengar cerita Bapak tentang hantu pohon gayam yang tumbuh di depan rumah, saya menjadi penakut. Rasa-rasanya apa yang diceritakan Bapak benar adanya. Sebagai anak yang belum…