Seminggu setelah perceraiannya, perempuan itu memasuki sebuah kafe, dan memesan Rembulan dalam Cappuccino. Ia datang bersama senja, dan ia harus menunggu malam tiba untuk mendapatkan pesanannya. Cappuccino¹ dalam lautan berwarna coklat, datang…
Bulan: November 2003
Cerpen : Seperti Gerimis yang Meruncing Merah oleh Triyanto Triwikromo
Kau tak akan pernah membayangkan betapa gerimis November bakal seruncing ini, Hindun. Kau tak akan pernah tahu suara beduk magrib pada Ramadhan terakhir teramat mengiris dan takbir menjelang Lebaran itu mengingatkanku pada…
Cerpen : Gadis Kecil dan Perempuan yang Terluka oleh Puthut EA
Aku terjaga lagi, Bunda, tubuhku terasa sangat dingin seperti patung marmer putih yang senantiasa Bunda cuci dengan hati-hati. Lantai yang biasanya dingin, malah menjalarkan rasa hangat. Aku menuju jendela besar, memandang keluar….
Cerpen : Peti Mati Ompung Mate oleh Timbul Nadeak
Entah siapa yang pertama kali menamai kakek itu Ompung Hamatean (Kakek Kematian), tak ada yang dapat memastikan. Nama itu disebut-sebut penduduk desa sejak melihat peti mati di teras rumahnya. Beberapa hari kemudian,…
Cerpen : Saku Suami oleh Yusrizal KW
Aini mestinya tersinggung ketika suaminya setelah hari pernikahan mereka berdua mengatakan, “Aku tidak suka istri pemeriksa saku suami. Kukatakan itu padamu, penting artinya!” Tapi, Aini cuma menatap mata Warahum, suaminya itu. Ingin…