Akhirnya bunda datang juga ke Jakarta, didampingi seorang cucu. Kami tidak bisa lagi menutup mata serta telinga beliau. Kasus dan sakitnya abangku, Palinggam, telah disiarkan koran dan televisi. Tak dapat lagi ditutup-tutupi…
Bulan: Januari 2007
Cerpen : Empat Perempuan dalam Perut Babi oleh S Prasetyo Utomo
Mencapai pelataran rumah Sekar, termangu di bawah pohon kersen yang berbuah lebat, ranum-ranum kemerahan, mengapa yang kutemui malah wajah pucat perempuan itu? Ia tinggal di lingkungan rumah-rumah tua, yang kebanyakan belum lagi…
Cerpen : Musibah oleh Jujur Prananto
Menjelang tengah malam. Ponsel dekat “bedlamp” bergetar. Terlalu lama untuk sebuah pesan pendek. Di perbatasan antara terjaga dan bermimpi, Budiman berdecak kesal sekaligus meraih ponselnya. Telepon dari Mbak Lita? Di malam selarut…
Cerpen : Lintang oleh Rieke Diah Pitaloka
Mengenang perempuan itu ibarat menonton cukilan-cukilan adegan yang diam-diam menyatu dalam sebuah film. Wajahnya seperti embun, matanya bening. Bibir mungilnya selalu tersenyum membuat setiap orang yang bertemu ingin menyapa. Ia seorang perempuan…