PAGI selepas hujan— Suara pintu diketuk. Dengan masih terkantuk, kau membuka pintu teruntuk; dan betapa terkejutnya kau kala mendapati siapa yang datang: salah seorang muridmu, seorang gadis manis yang pernah berkata kepadamu…
Bulan: Oktober 2021
Cerpen : Tersenyum Bersama Senja oleh Amelia Zelene
SEPIT berwarna kuning hijau itu tertambat di tepi waterfront city, gelombang kecil datang membuat badan sepit ukuran dua koma lima meter itu bergoyang pelan. Suara cicit burung layang yang terbang rendah menyatu…
Cerpen : Miyangga oleh Ryan Rachman
KONON, di sungai ini ada penghuninya. Makhluk gaib. Seekor siluman ular. Sisiknya keras seperti batu kali dan berkilauan seperti permukaan air yang terpapar sinar matahari. Kepalanya seorang perempuan. Dia tidak cantik seperti…
Cerpen : Metamorfosa Rosa oleh Aliurridha
”Hoek,” bunyi mulutnya ketika mengumpulkan lendir yang lengket di tenggorokan. Setiap selesai mengumpulkannya, Rosa akan meludah ke lantai. Hal itu ia ulangi sepanjang enam sampai tujuh langkah kaki. Sedari tadi ia bolak-balik…
Cerpen : Penggalian Nusa Kapal oleh Raudal Tanjung Banua
Menumpang perahu mesin, pada suatu terik siang, sampailah saya di muara Sungai Way Apu yang lebar. Kota kecil Namlea tempat bertolak terlihat seolah terapung di seberang Teluk Kayeli. Alferd Russel Wallace, naturalis…
Cerpen : Melati oleh Albertha Tirta
Penampilan bunga melati sangat sederhana. Ia tumbuh menyemak dengan bunga putih mungil tidak menarik perhatian banyak orang. Namun, darinya menguar bau wangi, mampu membuat banyak orang menghidu menikmati aromanya. Ia menjadi pralambang…
Cerpen : Nyentana oleh Ni Wayan Wijayanti
Gerimis kecil sudah reda sejam yang lalu, tapi di Sabtu pagi itu Ratih tetap berdiam di mes yang disediakan kantor tempatnya bekerja sendirian. Padahal, teman-teman mesnya yang lain sudah pulang ke rumah…
Cerpen : Kambing-Kambing Turun dari Langit
KAMBING-KAMBING itu turun dari langit. Mereka turun seperti hujan. Tidak berdebum seperti rudal. Mereka turun seolah pasukan terjun payung. Dan, kampung itu mulai dipenuhi kambing. Orang-orang takut. Kambing-kambing itu turun saat menjelang…
Cerpen : Indo’ oleh Chaery Ma
INDO’ melakukan hal yang tak biasanya pagi ini. Kebiasaan pagi indo’ mengaji sampai matahari muncul. Sampai bibirnya menjadi lemas untuk terbuka. Sampai huruf-huruf Alquran yang terdengar hanyalah satu, berentetan, sehingga yang ada…
Cerpen : Mila Karakas oleh Mashdar Zainal
Kalau tidak keliru, saya masuk SMA pada pertengahan tahun 1997. Dalam satu kelas ada dua puluh empat siswa. Sepuluh laki-laki dan empat belas perempuan. Pada suatu pagi di awal caturwulan dua, kelas…