Sebuah rumah panggung. Dengan bangunan yang beberapa bagiannya sudah lapuk dimakan rayap. Dindingnya benar-benar sudah kusam. Di rumah itu, lelaki tua bernama Bayan tinggal. Dan sudah beberapa minggu ini, Bayan tidak mau…
Bulan: Oktober 2021
Cerpen : Bolos oleh Siti Hajar
Sudah beberapa hari Laura bolos mengaji. Ibunya sudah kewalahan menghadapi tingkah anak perempuannya itu. Ada-ada saja alasan ia absen mengaji. Terkadang ia pura-pura sakit. Pernah sekali ia bersembunyi di bawah tempat tidurnya,…
Cerpen : Kecemasan Bibit Padi oleh Dadang Ari Murtono
Sebatang bibit padi yang baru ditanam bercerita kepada kawan barunya, seekor ular sawah tua yang kebetulan melintas di kalen kecil tak jauh dari dirinya, bahwa dulu ia pernah hidup dengan bahagia dan…
Cerpen : Resep Sambal Rahasia oleh Edy Firmansyah
Sejak usianya genap 90 tahun, anak dan cucu-cucunya punya keyakinan, ajal Karuwah nisbi dekat. Melihat tubuh renta yang telah sebulan lebih hanya terkulai lemas di lincak lapuk itu, mereka menduga tak sampai…
Cerpen : Dongeng dari Selatan Fort De Kock oleh Beri Hanna
Lucas van Pieter, seorang letnan yang bertugas di selatan Fort De Kock telah mencuri hati Anne Murdock lewat tatapan mautnya. Waktu itu mereka berdua tidak sengaja berpapasan di perkebunan kopi. Dan lewat…
Cerpen : Di Batang Lunto Panggih Menunggu oleh Ricky A Manik
Kabut turun setelah hujan semalaman dan bukit-bukit seperti perempuan berkerudung putih dan hamparan lembah dan rumah-rumah warga tampak samar-samar. Panggih berdiri di sana sejak pukul dua dini hari, di pinggir sungai (batang)…
Cerpen : Mang Agus Pulang Kampung
Sudah bukan rahasia lagi kalau Mang Agus, juragan pempek berusia tujuh puluh tahun itu, tak bisa bepergian dengan naik mobil. Dari luar, ia bisa tampak biasa saja saat melihat mobil. Namun, begitu…
Cerpen : Perjalanan ke Kota Angin oleh Ni Komang Ariani
Aku masih ingat pada suatu malam, ketika istriku menghilang dari sisi pembaringan. Aku memandangi sebuah sisi yang selalu ia tiduri selama lima tahun terakhir. Dari tempat itu ia merangkulku tiap malam. Memijit…
Cerpen : Tanah Warisan Leluhur oleh Fanny J Poyk
Barangkali nama kebun itu tidak tercantum di dalam peta dunia, barangkali juga dia hanya berada dalam kenangan yang membatu, mengingatkan siapa saja yang pernah datang ke sana, selalu rindu untuk kembali. Kebun…
Cerpen : Sebagaimana Salju Pertama oleh Andria Septy
Kamu hanyalah seorang pelacur, yang kusewa dari sebuah rumah bordil tersohor di kota minyak. Aku tak tahu harus mengumpat atau memilih meredam gundah, bisa-bisanya kamu menasehatiku semacam ini. ”Bagaimana orang lain mau…