Pintu yang aku ketuk dibuka oleh seorang perempuan. Muda dan cukup cantik meski penampilannya sederhana. Ia mengenakan daster motif batik. Rambutnya sedikit kusut dibiarkan tergerai. Tangannya mendekap bayi yang tidur pulas di…
Bulan: Agustus 2019
Cerpen : Lantai Merah oleh Chusna Amalia
Rumah ini masih sama. Dingin yang sama. Warna yang sama. Sepi yang sama. Dari jendela, pagi diam-diam bertandang, menelusupkan hangat matahari lewat sibak gorden abu-abu. Sofa sendirian di sudut ruangan. Meja kopi…
Cerpen : Tamu oleh Budi Darma
Dengan mengendarai truk yang saya supiri sendiri, sekitar jam 14 saya dan istri memasuki kota kecil K, dan begitu sampai di rumah sewa, yang uang sewanya sudah saya kirim tiga minggu lalu,…
Cerpen : Rumah Nomor 108 oleh Setiyo Bardono
Perkara nomor rumah mengantar Pak RT dan Pak Wiratno, salah satu sesepuh Kampung Telaga, mengetuk pintu rumahku. Istriku tergopoh-gopoh menyambut kedatangan mereka. Raut wajah istriku menyiratkan tanda tanya: Ada urusan penting apa…
Cerpen : Matinya Seorang Tukang Mainan oleh Devina Heriyanto
Tubuhnya ditemukan tergeletak di lantai pada sebuah Sabtu sore, oleh seorang tetangga yang sedang mampir untuk mengantarkan air galon jatah mingguannya. Tangan dan kakinya terkubur dan tertekuk tak menentu, membuatnya terlihat seperti…
Cerpen : Tentang Kita dan Laut oleh Yetti A.KA
Kau bilang sangat menyukai laut. Kau memang tidak mengatakannya langsung kepadaku—sebagaimana juga hal-hal lainnya. Namun, dari balik dinding kamar aku pernah mendengar kau bicara tentang itu; tentang keinginanmu berdiri di depan laut…
Cerpen : Hari-hari Kehidupan oleh Wilson Nadeak
Agak mengejutkan surat Mama. Mungkin karena masa mudanya ia guru bahasa Indonesia, renungan dan kenangan masa lampau mencuat kembali dalam benaknya. Usia pada dekade kedelapan, membuatnya cerah kembali pada masa lampau. Bahkan…
Cerpen : Angin Tak Berumah oleh Handry TM
/1/ Lereng Merapi, di bulan Oktober. Sekolah Dasar itu menjadi satu-satunya bangunan tertinggi di antara satu dua rumah penduduk di bawahnya. Terletak di lereng perbukitan yang bertanah subur dan pertanian menghijau. Keramaian…
Cerpen : Orion: Pertukaran Mata oleh Polanco S. Achri
Hari ini adalah hari yang cerah, dan karenanya kau ingin berziarah. Setelah memakai celana panjang dan kemeja putih yang bersih, akhirnya kau menuju pekuburan di pinggir kota kecilmu. Berjalan perlahan, sambil sesekali…
Cerpen : Menjaga Ayah oleh Regina Rukmorini
”Anjaaaaarrrrrrr…!” Suara ayah memanggilku. Memutus konsentrasiku nonton film dari Youtube. Suara dengan nada jengkel. Aku mencoba tidak peduli. Namun, belum sempat mengeraskan volume suara, ayah lebih dulu meninggikan suaranya. Mau tidak mau, aku jadi…