Cerpen : Jarak oleh Gus Tf Sakai
Bagaimanapun tak pedulinya, toh Anggi telah melecek berlembar-lembar tisu. Trotoar tampak bagai memanjang dan hotmix serupa mengepulkan minyak, gemetar dalam atmosfer berdebu. ”Jika ini semacam protes,” ujar Mita saat bubaran tadi, ”maka apa yang kau lakukan adalah sesuatu yang tolol, Anggi.” Lalu si Bebek itu melompat ke atas mobilnya. ”Dadah!” dan melaju, kemudian lenyap di gerbang sekolah. Anggi meringis. … Baca Selengkapnya