Cerpen : Klown dengan Lelaki Berkaki Satu oleh Ratna Indraswari Ibrahim
Tom, kau masih ingat kan, ketika ibunya Klown meninggal (badut yang kita sayangi sejak kecil), berduyun-duyun orang bertakziyah (waktu itu kita baru berumur 10 tahun). Di sudut rumah ini kutemukan pak Klown buru-buru menghapus air matanya. Sesungguhnya air mata itu seperti rangkaian bunga melati yang harum dan jatuh satu per satu! Aku tercengang! Setelah … Baca Selengkapnya