Cerpen : Serbuk Ragi
MESIN silindris itu langsung mendesing lembut dan mengedip-ngedipkan warna merah begitu kudekatkan gelang logam elektronikku ke pemindai. Palang pintu menuju supermarket tetap tertutup rapat. Petugas pintu melirikku sekilas, tetapi bisa kulihat sorot matanya yang mengasihaniku. Ia menunjuk ruangan yang berada di sebelah lorong kasir. “Setelah Anda selesai menyaksikan pesan layanan masyarakat, palang di sebelah sana … Baca Selengkapnya