Cerpen : Kucing Tidak Memakan Rumput oleh Aveus Har

”Kakek mau mendengar cerita?” Aku sedang memandang kosong ke luar jendela ketika cucuku tiba-tiba bertanya. Aku teringat pertanyaan serupa berpuluh tahun lalu dari Ayesha. Aku masih bisa mendengar suara gadis itu. Aku menyukai suaranya. Suara rendah, hampir seperti gumam. Kenangan seperti debu-debu halus pada kaca jendela yang selalu saja menempel meskipun telah dibersihkan. ”Kau mau … Baca Selengkapnya

Cerpen : Kucing Tidak Memakan Rumput oleh Aveus Har

“KAKEK mau mendengar cerita?” Aku sedang memandang kosong ke luar jendela ketika cucuku tiba-tiba bertanya. Aku teringat pertanyaan serupa berpuluh tahun lalu dari Ayesha. Aku masih bisa mendengar suara gadis itu. Aku menyukai suaranya. Suara rendah, hampir seperti gumam. Kenangan seperti debu-debu halus pada kaca jendela yang selalu saja menempel meskipun telah dibersihkan. “Kau mau … Baca Selengkapnya

Cerpen : Panggilan Lepas Malam oleh Aveus Har

“AKU sedang mempertimbangkan untuk bunuh diri,” demikian peneleponku berkata dengan nada datar. Aku membutuhkan beberapa tarikan napas untuk menahan perkataan refleks. Terasa ada denging di kepalaku, yang aku tahu dari mana asalnya: sebuah kenangan buruk. Aku berdehem. “Apakah kau sudah mempertimbangkan pula kerugiannya melakukan itu?” tanyaku dengan nada ringan, dengan menekan jauh mimpi buruk masa … Baca Selengkapnya

Cerpen : Pendulum oleh Aveus Har

Yang aku miliki dari warisan ayah adalah sebuah toko kelontong sekaligus rumah tempat tinggal dengan dua lantai di pinggir jalan raya dekat pasar. Bukan hanya itu, aku juga memiliki beberapa karyawan yang mengerjakan segala hal sejak toko itu dikelola ayah. Dari semua karyawan, orang penting dalam hierarki adalah Wanto, pemuda kurus jangkung dengan mata besar … Baca Selengkapnya

Cerpen : Istri Sempurna oleh Aveus har

Aku sedang mengurus perceraian sekarang dan merasa tidak baik-baik saja meskipun sudah mempertimbangkannya beberapa hari terakhir. Istriku pasti sudah mengetahui bahwa aku akan melakukan ini meskipun aku belum mengatakannya dan meskipun dia tidak menyatakannya—aku yakin akan hal ini. Dia sangat memahamiku bahkan hingga ke dalam pikiran dan perasaanku yang dibacanya dari setiap gelagat dan nada … Baca Selengkapnya

Cerpen : Sumeleh oleh Aveus Har

Oleh AVEUS HAR — Arjuno klepek-klepek. Sebagai pemuda desa yang menjadi mahasiswa di Jakarta, Arjuno mulanya tidak berminat menonton pertunjukan sintren di lapangan desanya. Hanya agar bapaknya kelak terpilih lagi di pemilihan kepala desa, Arjuno mau berbaur dengan warga menyaksikan pergelaran sintren yang –dalam ingatan dan persepsinya– norak, kampungan, dan membosankan. Namun, kali ini, seorang … Baca Selengkapnya

Cerpen : Ada Marela, Ada Mama oleh Aveus Har

MARELA sedang tidur ketika dipindahkan dari ranjang mungil di kamarnya ke jok mobil, kemudian—setelah melaju beberapa lama—dipindahkan lagi dari dalam mobil ke ranjang mungil di kamar rumah yang lain. Ketika dipindah-pindahkan itu, dia sedang bermimpi. Dalam mimpinya dia menggambar Mama. Mama dalam gambarnya bermuka bundar, bermata bundar, berhidung bundar, dan bermulut bundar. Mama mempunyai tangan … Baca Selengkapnya

Cerpen : Mengapa Bumi Mengelilingi Matahari oleh Aveus Har

Dia telah mengepak semua barang-barang yang hendak dibawanya. Ada dua tas jinjing besar dan satu ransel, semuanya tampak gemuk. Sepertinya hampir semua barang yang dimilikinya telah masuk. Yang tersisa barangkali hanya kenangan: pakaian yang sudah kekecilan, wadah kosmetik tanpa isi, atau perlatan memasak dan rumah tangga yang menjadi dunianya selama di rumah ini. Dia akan … Baca Selengkapnya