Cerpen : Rumah Potong oleh Muram Batu
SEJAK tidak ditinggali manusia lagi, rumah itu hanya dihuni oleh seekor anjing. Warna dindingnya yang dulu merah menyala kini telah bercampur hitam, seperti darah kotor. Tak ada yang berani melihat ke sana, apalagi anjing pincang yang berkutu banyak, yang menghuni rumah itu, sering menyalak tanpa pasal. Itulah sebab, ketika warga kampung terpaksa melewati rumah itu, … Baca Selengkapnya